Langsung ke konten utama

Rangkuman Praktikum Sistem Operasi

Rangkuman Praktikum Sistem Operasi




Disusun oleh :

Nama : M. Evan Maulana Y
NIM : 221080200069
Kelompok : 15



Berikut adalah rangkuman praktikum Sistem Operasi

Sistem Operasi
Sistem Operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.
Secara umum komponen sistem komputer terdiri dari :
1. Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses komputasi. Perangkat kertas komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input output.
2. Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan koordinasi penggunaann perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user yang berbeda.
3. Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler, sistem Sistem Operasi, video games, program bisnis dan lain-lain.
4. User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer lain.
Hubungan antara komponen-komponen sistem komputer diatas dapat dilihat pada Gambar.

Gambar 1.1 Komponen-komponen sistem komputer

Linux
Struktur Linux
Linux tidak jauh beda dengan Unix yang merupakan suatu sistem operasi yang terstruktur, menyangkut sistem pada perangkat lunaknya maupun pada perangkat keras seperti (terminal, unit system, consol serta jalur komunikasi) adapun struktur Linux yang menyangkut perangkat lunak antara lain :
- Shell
- Utilitas
- Kernel
- Aplikasi

Struktur Shell merupakan interpreter pada system linux. Shell berfungsi sebagai interface (antar muka) antara user dengan sistem linux. Adapun macam-macam shell yang terdapat pada sistem linux antara lain :
* korn shell (/bin/ksh)
* Bourne Again Shell (/bin/bash)
* C Shell (/bin/csh)

Struktur Utilitas adalah salah satu program yang sengaja disediakan linux untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
Struktur Kernel, merupakan bagian paling penting dari suatu sistem linux, memiliki fungsi :
Untuk menampilkan berbagai bentuk fungsi bertingkat rendah dan pengendali langsung perangkat keras.
Terdapat beberapa fungsi yang dilakukan kernel antara lain :
1. Manajemen file dan security
2. Pelayanan proses input out-put
3. Manajemen memori
4. Penanganan proses interupsi
5. Proses manajemen sistem dan penjadwalan
6. Pelayanan jam sistem dan tanggal
Pada linux terdapat sistem call yaitu suatu sistem yang dapat menghubungkan antara bagian luar linux dengan kernel.

Struktur Aplikasi adalah salah satu program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
Dan perlu diketahui juga tentang struktur direktori pada linux, sebelumnya saya jelaskan apa itu file ??
File merupakan struktur dasar dalam sebuah sistem komputer berfungsi untuk menyimpan data-data maupun informasi. Nah didalam linux dibagi menjadi 3(tiga) kategori utama antara lain :
1) Directory
Yaitu file yang berisi dafter nama dan juga suatu bilangan node dari masing-masing file yang digunakan.
2) File spesial
Yaitu file yang menyatakan piranti fisik / perangkat keras, bisa berupa file-file yang berhubungan dengan komunikasi antar proses yang sedang berjalan.
3) File biasa
Yaitu file yang digunakan untuk penyimpanan data, dokumen, grafik, dll. Bentuk file antara lain file data,

Sistem file pada Linux menyerupai pepohonan (tree), yaitu dimulai dari root, kemudian direktori dan sub direktori. Sistem file pada Linux diatur secara hirarkhikal, yaitu dimulai dari root dengan symbol “/”
Kita dapat menciptakan file dan direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan INODE (pointer yang menunjuk ke data/isi file tersebut). Secara logika, direktori dapat berisi file dan direktori lagi (disebut juga subdirektori).

Manajemen Memori
Linux mengimplementasikan sistem virtual memory demand-paged. Proses mempunyai besar memory virtual yang besar (4 gigabyte). Pada virtual memory dilakukan transfer page antara disk dan memory fisik. Jika tidak terdapat cukup memory fisik, kernel melakukan swapping beberapa page lama ke disk. Disk drive adalah perangkat mekanik yang membaca dan menulis ke disk yang lebih lambat dibandingkan mengakses memory fisik. Jika memory total page lebih dari memory fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan eksekusi kode program, sehingga terjadi thrashing dan mengurangi utilitas. Jika memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode program sebagai disk buffer cache. Disk buffer menyimpan data disk yang diakses di memory, jika data yang sama dibutuhkan lagi dapat dengan cepat diambil dari cache.

Konsep Proses Di Linux
Setiap kali instruksi diberikan pada Linux sell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut juga dengan terminology Unix: sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab).
Beberapa tipe proses :
• Foreground
Proses yang didapatkan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif dialog).
• Batch
Proses yng dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu) Prose Batch tidak di asosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.
• Daemon
Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaaan tersebut. Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisu “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd dll.

Sinyal
Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dan ke posisi lainya. Proses mengirim sinyal melalui intruksi “kill” dengan format
$ Kill [ -nomor sinyal ] [ nomor PID ]
Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang di definisikan system Standar nomor sinyal yang ter penting adalah:
Tabel Deskripsi Nomor Sinyal

Mengirim Sinyal
Mengirim sinyal adalah satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang dikirim ini maka proses dapat berinteraksi dan administrator/programmer dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan intruksi.
$ Kill [-nomor sinyal] [nomor PID]
Sebelum mengirim sinyal PID p roses yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu

Management File
File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga. Struktur ini memudahkan pengguna Linux untuk mengelola berbagai file.
Sistem file pada Linux dimulai dari root yang ditandai dengan symbol “ / ”.  Kemudian direktori dan subdirektori. Kita dapat membuat file mulai dari root ke bawah. Pada umumnya terdapat dua macam file yang berbeda. Pertama merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan data. Sebagian besar file merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan berbagai jenis data. Sedangkan jenis file yang kedua ialah file direktori yang berguna untuk menyimpan dan menghimpun berbagai file-file.

Management Disk
Manajemen disk merupakan adalah sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan data, file dan informasi secara permanen dalam suatu system computer. Media disk berada satu tingkat dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk berbeda sekali dengan memori utama computer karena tidak mempunyai hubungan langsung dengan prosesor computer. Linux mensupport berbagai file system diantaranya adalah:
1. Ext2
2. Ext3
3. Ext4

Komentar